Pin It

Cara Mendeteksi Keaslian Photo Profil Orang

Foto Profil Cewek Facebook
Tidak setiap wanita yang anda temui di jejaring sosial seperti Facebook memiliki penampakan sesuai foto profilnya. Beberapa wanita mengunggah fotonya beberapa tahun lalu dan ada juga yang mengunggah fotonya ketika berat badannya masih belum bertambah 15 kilogram. Tentu saja anda ingin menghindari wanita-wanita seperti ini. Lantas bagaimana anda tahu bahwa wanita itu berpenampakan seperti foto profilnya atau tidak? Memang tidak akan mudah untuk mengetahuinya, namun ada beberapa hal yang bisa digunakan sebagai patokan untuk mengidentifikasi mereka.

1. Hanya ada satu foto di keseluruhan profil

Seorang teman, sebut saja namanya Jaka, berusia 28 tahun, berhubungan secara intensif dengan seorang wanita di Facebook. Setelah beberapa minggu, wanita itu mengajak bertemu di sebuah mall. Mereka memang tidak tinggal satu kota, namun tidak terlalu jauh karena ada kota besar berada diantara tempat tinggal mereka. Jaka tentu saja senang sekaligus gugup bertemu dengan wanita yang belum pernah ia temui sebelumnya. Apalagi dalam foto profil wanita itu benar-benar cantik dengan gaun yang indah.
“Pada foto itu, dia menggunakan kacamata hitam yang cukup besar, dan itu menyembunyikan fakta bahwa mukanya terlihat seperti panda. Dia adalah wanita malam yang tidur siang dan aktif di malam hari. Kantung matanya tampak mengerikan dan wajahnya jauh dari cantik,” demikian cerita Jaka kepada kami dengan nada penuh penyesalan dan kekecewaan.

2. Semua gambar terlihat beberapa tahun lebih muda

Jaka seharusnya belajar dari kesalahannya dalam pertemuan dengan wanita malam diatas, namun ternyata hal ini tidak dilakukannya. Berhubung dirinya cukup putus asa tidak mendapatkan wanita di dunia nyata, ia terus mencari di dunia maya. Ia kembali merencanakan pertemuan dengan seorang wanita yang berusia 27 tahun. Dalam foto profilnya wanita itu memajang foto dirinya bersama teman-temannya ketika kuliah dan kelulusan. Wanita yang akhirnya ditemui oleh Jaka kali ini lebih berat sekitar 30kg. Itu estimasi dari Jaka, bahkan bisa lebih menurutnya. Ia sebenarnya tidak terlalu terganggu dengan wanita yang bertubuh gemuk, namun yang membuatnya kecewa adalah satu kenyataan bahwa dia telah ditipu. rolling on the floor
“Aku tidak akan kecewa jika setidaknya dia mengatakan padaku bahwa dirinya tidak lagi seperti yang di foto itu,” ujarnya dengan nada menyesal.

3. Semua foto diambil dari sudut yang sama

Sejujurnya, bahkan wanita yang sering mengupdate foto setiap hari belum tentu penampilannya benar seperti fotonya. Manusia kadang-kadang memiliki penampilan fotogenik sehingga terlihat cantik dari sudut-sudut tertentu saja. Umumnya dari kiri atas, kanan atas atau dari depan atas. Yang menyedihkan adalah mereka yang fotogenik jika dipotret dari belakang. rolling on the floor Teman kami bernama Putra, 25 tahun dari Sleman mengatakan, “Trik yang biasa dilakukan adalah mengambil foto close up dan dari sudut tinggi sedikit dari arah pojok, hal ini digunakan untuk menutupi satu kelemahan tertentu.”

4. Profilnya tidak memuat foto seluruh badan

Ketika Putra pertama kali di Sleman, ia menggunakan jejaring sosial Facebook untuk mencoba mencari teman wanita di tempat tinggalnya yang baru. Tentu saja itu beberapa tahun yang lalu, mungkin 3-4 tahun ke belakang. “Cukup menjadi peringatan bagi semua orang jika ingin bertemu dengan wanita yang tidak memajang foto seluruh badan di profilnya, ketika saya bertemu dengan seorang wanita dengan profil seperti itu, ternyata tingginya hanya 1,55 meter dengan lebar 1,1 meter,” Putra menjelaskan pengalamannya.
Akan tetapi yang perlu diperhatikan disini adalah bahwa ini juga bisa terjadi dengan pria. Seringkali pria juga memalsukan foto profilnya, namun lebih banyak wanita yang melakukannya. Jika anda melakukan kopi darat dan bertemu dengan seseorang yang tidak sesuai dengan foto profilnya, jangan menganggap bahwa mereka berbohong untuk alasan yang jahat. Menurut Ayu, seorang teman yang juga psikoteraphist mengatakan bahwa alasan orang berbohong tentang penampilan adalah karena putus asa.
“Ini adalah tentang seorang yang ingin berhubungan dengan orang lain dan berusaha agar peluang tersebut tidak hilang. Mereka akan melakukan apa saja agar orang lain merespon. Mereka berpikir dengan cara yang fantastis bahwa mereka akan berusaha menjelaskan ketika bertemu langsung dan berharap orang itu masih memberikan respon yang sama,” kata Ayu menjelaskan fenomena tersebut kepada kami.
Dengan pemikiran tersebut, cobalah untuk melihat foto profil anda sendiri. Apakah anda yakin wajah anda tidak bertambah hitam setelah terjemur di Bali sebulan lalu? Yang perlu diingat bahwa keinginan untuk bertemu dengan seseorang yang jujur dan nyaman dengan penampilan mereka itu berjalan dua arah. Jadi pastikan anda jujur dengan penampilan anda sebelum anda menuntut orang lain jujur kepada anda. Bagaimana menurut anda?

WISDOM

“Jikalau anda harus bekerja, maka bekerjalah untuk belajar. Jangan bekerja untuk uang.”

- Robert Toru Kiyosaki