Pin It

10 Gadget Paling Populer di Tahun 2011

Siapa yang bisa hidup tanpa gadget? Benda ajaib ini paling banyak dicari, dibicarakan dan digunakan saat ini. Fungsi utamanya tidak lagi sekadar untuk pesan suara dan pesan singkat, tetapi juga membuat Anda terhubung ke Internet kapan saja di mana saja. Anda bisa berkantor di kafe favorit.

Tak heran ada lelucon yang mengatakan, orang zaman sekarang lebih sering menggenggam gadget daripada tangan pasangan. Simak deretan gadget populer 2011 berikut ini:

BLACKBERRY BOLD



Sejak dirilis pertama kali tahun 2008 (seri 9000), BlackBerry Bold adalah produk andalan Research In Motion yang ditujukan bagi konsumen kelas menengah ke atas.

BlackBerry Bold ditandai dengan kemampuan hardware yang mumpuni dan cocok digunakan untuk intensitas kerja yang tinggi. Hal inilah yang membuat popularitas BlackBerry Bold tetap tinggi di tengah gempuran gadget-gadget baru dari Apple atau Android.

Seri terbaru BlackBerry Bold yang membetot perhatian publik adalah Bold 9900 alias Dakota. Gadget ini mengusung sistem operasi terbaru Blackberry, OS 7, dan punya fitur layar sentuh yang dipadu dengan papan ketik QWERTY.

Di Indonesia, BlackBerry Dakota cukup populer dan segera saja menjadi buruan para penggila gadget.
 
APPLE IPAD



Setelah sukses besar dengan produk iPad di tahun 2010, Apple kembali menggebrak pasar tablet dengan meluncurkan iPad 2 pada Maret 2011.

Seperti iPad generasi pertama, iPad 2 juga memiliki layar sekitar 10 inci. Hanya saja, iPad generasi kedua ini memiliki badan yang lebih tipis sehingga lebih ringan, punya hardware yang lebih tangguh dan canggih serta dilengkapi kamera.

Kehadiran iPad 2 ini disambut sangat antusias, tidak hanya oleh para penggemar produk Apple, tetapi juga oleh para penggila gadget sedunia. Selama beberapa waktu, publik terus membicarakan kemampuan tablet yang dilepas dalam tiga varian, 16 GB, 32 GB dan 64 GB ini.

Bukti popularitas iPad di dunia nyata adalah angka penjualannya yang fantastis. Di hari pertama iPad 2 dijual ke pasaran, sekitar 500-600 ribu unit ludes diserbu pembeli. Tidak lama kemudian, demam iPad 2 melanda berbagai negara, tidak terkecuali Indonesia.

Meski mendapat persaingan keras dari banyak komputer tablet lainnya, seperti Samsung, HTC dan Motorola, kesuksesan iPad tetap mencuat. Apple sukses membangkitkan lagi teknologi tablet, yang sebenarnya tidaklah baru, menjadi tren dunia teknologi.
 
SAMSUNG GALAXY S II


Samsung adalah salah satu produsen telepon seluler berbasis Android yang paling berjaya saat ini. Pabrik asal Korea Selatan ini menawarkan produk dengan kemampuan perangkat keras yang tinggi tetapi dijual dengan harga yang cukup kompetitif.

Salah satu produk andalan terbaru Samsung adalah telepon seluler Galaxy S II, yang merupakan penerus dari telepon premium Galaxy S. Produk ini diperkenalkan ke pasaran pada bulan Februari 2011 dan tidak butuh waktu lama buat ponsel berprosesor dual core dan berlayar 4,3 inci ini untuk membuat para pecinta gadget jatuh hati.

Dari banyak pengukuran (benchmark), Galaxy S II mencatatkan hasil yang tinggi; bahkan kemampuannya diklaim mengungguli iPhone besutan Apple.

Dengan banyak keunggulan di atas, maka wajar bila awal Oktober ini Samsung merilis data bahwa Galaxy S dan Galaxy S II telah terjual sebanyak 30 juta unit di seluruh dunia.

Apple yang terancam dengan kehadiran Galaxy S II mencoba melawan melalui jalur pengadilan dengan tuduhan pelanggaran paten. Akibatnya, pengadilan kemudian memutuskan bahwa Galaxy S II dilarang untuk dijual di sejumlah negara Eropa.
 
SAMSUNG GALAXY TAB

Popularitas komputer tablet yang dibangkitkan iPad sejak 2010 membuat banyak produsen komputer dan telepon seluler mengikuti langkah Apple. Tidak terkecuali Samsung yang merilis Galaxy Tab berukuran 7 inci pada akhir 2010.

Masih tetap dengan kemampuan hardware yang mumpuni dipadu dengan sistem operasi Android yang memang tengah digemari, popularitas Galaxy Tab mencuat. Walau begitu, Samsung harus menerima fakta bahwa dari segi penjualan, Galaxy Tab masih di bawah iPad.

Namun Samsung tidak tinggal diam. Pada Februari 2011, produsen elektronik Korea Selatan itu meluncurkan versi kedua Galaxy Tab yang memiliki ukuran layar 10,1 inci — sama dengan dimensi layar iPad. Secara langsung, Galaxy Tab 10,1 inci ini adalah lawan seimbang untuk iPad 2, yang juga diluncurkan dalam waktu berdekatan.

Dari segi sistem operasi, Galaxy Tab 10,1 inci ini mengusung pembaruan mendasar, yakni dipakainya Android Honeycomb yang memang dikhususkan untuk perangkat tablet.

Sama halnya dengan produk ponselnya, Samsung juga menghadapi gugatan dari Apple untuk produk Galaxy Tab ini. Salah satu akibatnya adalah, Galaxy Tab 10,1 inci ini tidak bisa dijual di Australia.
 
BLACKBERRY TORCH


Seri pertama BlackBerry Torch alias BlackBerry Torch 9800 sebenarnya diperkenalkan pada medio tahun lalu, tepatnya pada Agustus 2010.

Namun, popularitas produk tercanggih lansiran Research In Motion ini bertahan cukup lama di sejumlah negara, tak terkecuali di Indonesia.

BlackBerry Torch memiliki perbedaan mendasar dengan produk-produk pendahulunya, terutama dalam hal wujud. Dengan bentuk geser (slide), Torch menyembunyikan keyboard qwerty-nya di balik layar berukuran 3,2 inci yang juga bisa disentuh.

Di Indonesia, popularitas Torch bertahan cukup lama. Tidak hanya karena kemampuan perangkat keras yang mumpuni, tetapi statusnya sebagai produk BlackBerry paling canggih membuat konsumen mengejarnya sebagai bentuk gengsi.

Pada Agustus 2011, Research In Motion meluncurkan produk penerus Torch, yakni Torch 2. BlackBerry Torch terbaru ini mendapat perbaikan berupa prosesor yang lebih cepat, memori yang lebih lega serta diperkenalkannya sistem operasi terbaru, OS 7.
 
APPLE iPHONE

Apple memiliki kemampuan luar biasa untuk menjadikan produknya yang belum dirilis untuk menjadi bahan perbincangan di kalangan pengemar gadget. Hal ini sudah terbukti sebelum iPhone 4 diluncurkan tahun 2010 lalu.

Sebelum iPhone 4 diluncurkan, terjadi peristiwa kehilangan purwarupa ponsel pintar itu di sebuah bar yang membuat gambar dan info mengenai iPhone 4 bocor di blog-blog teknologi dunia dan belakangan di media-media ternama juga.

Rasa penasaran publik kembali muncul ketika ada kabar bahwa Apple bakal merilis iPhone 5 sebagai penerus iPhone 4. Selama beberapa bulan, rumor perihal spesifikasi serta kemampuan iPhone generasi baru ini menjadi topik hangat di berbagai macam tempat.

Pada akhirnya, Apple memang tidak menamai iPhone generasi terbaru ini dengan iPhone 5, tetapi iPhone 4S. Untuk pertama kalinya, Apple tidak lagi memperkenalkan produk baru mereka lewat sosok pendirinya, Steve Jobs, yang sudah mundur sebagai CEO. Peluncuran iPhone 4S pada 4 Oktober waktu Amerika itu dilakukan oleh Tim Cook, CEO baru Apple.

Banyak peningkatan kemampuan yang diklaim Apple terdapat di iPhone 4S ini, tetapi banyak yang merasa perbaikan itu terlalu sedikit sehingga melahirkan kekecewaan.

Berita mengenai iPhone 4S ini tidak terlalu lama menguasai ruang perbincangan karena sehari setelahnya datang berita duka, yakni meninggalnya Jobs di usia 56 tahun setelah bertahun-tahun berjuang melawan kanker pankreas.

BLACKBERRY PLAYBOOK


Produsen BlackBerry, Research In Motion, tidak mau ketinggalan masuk ke pasar komputer tablet yang mulai riuh semenjak Apple merilis iPad tahun 2010.

Tablet andalan BlackBerry diberi tajuk BlackBerry Playbook. Meski sudah diumumkan ke publik sejak akhir tahun 2010, tetapi Playbook baru benar-benar melantai di pasar pada April 2011. Namun, respons pasar terhadap tablet ini tidaklah terlalu baik.

Meski diiming-imingi dengan kemampuan hardware yang canggih serta belakangan diketahui bisa menjalankan sistem operasi Android, tampaknya publik tidak terlalu puas dengan performa Playbook secara keseluruhan.

Dalam satu kuartal sejak diluncurkan, penjualan Playbook kalah jauh dibanding penjualan iPad 2 milik Apple. Alhasil, RIM kemudian banyak melakukan usaha mendongkrak penjualan — salah satunya dengan memangkas harga.
 
sumber: kaskus.us

WISDOM

“Jikalau anda harus bekerja, maka bekerjalah untuk belajar. Jangan bekerja untuk uang.”

- Robert Toru Kiyosaki