Kesan Pertama Terbentuk dalam Waktu 119 Detik

Tidak perlu waktu lama bagi seseorang untuk memberikan kesan pertama yang baik. Menurut penelitian terbaru, hanya butuh waktu kurang dari dua menit, atau sekitar 119 detik untuk membentuk kesan pertama.

Seperti yang dikutip dari Times of India, lebih dari 84 persen warga Inggris menilai seseorang pada kesan pertama. Sembilan persennya, tidak ingin mengubah penilaian mereka mengenai kesan tersebut walau sudah mengenal lebih lama.

Menurut penelitian yang dilakukan Experian Credit Expert, senyum menawan dan rambut yang bersih merupakan awal yang baik untuk mendapatkan kesan pertama yang sempurna. Penelitian yang sama juga menemukan bahwa bau mulut merupakan hal yang dapat menghancurkan kesan pertama.

"Baik saat kencan, wawancara kerja, bertemu manajer bank atau pertemuan hukum, kesan pertama dihitung dari awal perjumpaan hingga menit kedua," ujar ketua Experian Credit Expert, Peter Turner.

Menurut psikolog Linda Blair, ada empat hal yang perlu dilakukan untuk mendapatkan kesan pertama yang sempurna. Pertama, Anda harus menenangkan diri. Tarik napas dalam-dalam, dan pastikan diri Anda dalam keadaan yang paling siap. Kedua, Tingkatkan kepercayaan diri Anda dengan menegakkan tubuh. Menunduk hanya akan menunjukkan tingkat stres yang berlebihan pada Anda.

Ketiga, tersenyumlah! Tersenyum adalah cara paling sederhana untuk menghilangkan stres. Dengan tersenyum, kesan pertama orang lain terhadap Anda juga akan membaik. Terakhir, jangan takut untuk melakukan kontak mata. Kontak mata menunjukkan ketertarikan Anda terhadap lawan bicara.

Fvck More

Foto-Foto Lucu Para Cheerleader










































Fvck More

Inilah Alasan Kenapa Lalat Susah Dipukul

Inilah Alasan Kenapa Lalat Susah Dipukul - Sudah berapa kali Agan berhasil memukul lalat dengan tangan? Susah kan gan? Rahasia di balik kemampuan tersebut kini telah diketahui penjelasannya.
Selama 20 tahun meneliti biomekanika sayap lalat, Michael Dickinson dari Institut Teknologi California (Caltech) baru memecahkannya sekarang. Itu pun karena dia selalu penasaran terhadap pertanyaan yang sederhana dan sering dilontarkan banyak orang yang ditemuinya.
“Sekarang saya punya jawabannya,” ujar Dickinson yang melakukan penelitian bersama Esther M dan Abe M Zarem. Ia menemukan rahasia tersebut setelah merekam manuver sejumlah lalat yang terancam pukulan menggunakan kamera digital yang dapat merekam dengan kecepatan dan resolusi tinggi.
Mereka menemukan bahwa lalat dapat mengenali ancaman berdasarkan lokasi. Otanya akan menghitung seberapa jauh ancaman terhadapnya sebelum memutuskan untuk mengepakkan sayap dan kabur.
Setelah memprediksi arah ancaman, kakinya bertumpu untuk terbang ke arah yang berlawanan. Semua persiapan meloloskan diri dapat dilakukannya dengan sangat cepat, hanya 100 milidetik setelah ia mendeteksi adanya bahaya.
“Ini menunjukkan begitu cepatnya otak lalat memproses informasi sensorik menjadi respons gerakan yang sesuai,” ujar Dickinson. Bahkan, lalat mengatur postur tubuhnya sesuai besar ancaman.
Artinya, lalat telah mengintegrasikan dengan baik antara informasi visual dari mata dan informasi metasensorik di kakinya. Temuan ini memberikan petunjuk mengenai sistem saraf lalat dan menunjukkan bahwa di otaknya terdapat sistem pemetaan posisi ancaman.
“Ini sebuah transformasi rangsangan menjadi gerakan yang sedikit kompleks dan penelitian berikutnya mencari bagian otak yang mengaturnya,” ujarnya.
Dari sistem tersebut, Dickinson juga dapat menyarankan cara paling efektif memukul lalat. Menurutnya, waktu terbaik memukul lalat bukan saat posisinya siap terbang sehingga waktu yang dibutuhkannya untuk mengantisipasi ancaman tersebut relatif lebih lama. Tentu tak mudah melakukan gerakan akurat kurang dari 100 milidetik.
sumber: unik-aneh.co.cc

Fvck More

10 Film yang Mengakibatkan Kematian

Brikut ini merupakan 10 Film yang Mengakibatkan Kematian kru maupun artis yang terlibat didalamnya:
10. Twilight Zone
  Korban: Vic Morrow dan aktor cilik Myca Dinh Le (umur 7) dan Renee Shin-Yi Chen (umur 6).
Selama segmen film yang diarahkan oleh John Landis pada 23 Juli 1982, aktor
Vic Morrow dan aktor cilik Myca Dinh Le (umur 7) juga Renee Shin-Yi Chen (umur 6) meninggal dalam kecelakaan yang melibatkan sebuah helikopter yang digunakan. Helikopter yang telah berada di ketinggian hanya 25 kaki (8 meter), terlalu rendah untuk menghindari ledakan yang digunakan pada pembuatan ledakan.
Kecelakaan ini menyebabkan larangan terhadap dunia film untuk melarang anak2 terlibat dalam kegiatan berbahaya di film.


9. Top Gun
Korban: Art Scholl.
Pilot aerobatic terkenal, Art Scholl, yang direkrut untuk melakukan penerbangan di film untuk menghasilkan gambar yg sempurna untuk film. Di dalam naskah Art scholl disuruh untuk melakukan flat spin, tetapi Scholl tidak dapat mengendalikan dan akhirnya pesawat yg diterbangkannya jatuh ke Samudra Pasifik di bagian selatan pantai California. Penyebab kecelakaan tetap tidak diketahui. Top Gun didedikasikan untuk mengingat Art Scholl.

8. The Return of the Musketeers
Korban: Roy Kinnear.
Pada 20 September 1988, Madrid, Spanyol, aktor Roy Kinnear patah tulang pinggangnya setelah jatuh dari kuda lalu dia tak dapat ditolong lagi.

7. The Flight of the Phoenix

 Korban: Paul Mantz.
Di film produksi 1965, Paul Mantz tidak menggunakan stunt untuk menerbangkan pesawat asli untuk hasil film yang maksimal, tetapi dia melakukan kesalahan pada saat manuver take-off.


6. Jumper
  Korban: David Ritchie.
Untuk pembuatan set di salah satu adegan Samuel Jackson, menggunakan bahan2 campuran dari pasir, tanah dan es…
Crew produksi David Ritchie tertimpa pasir beku dan tanah yang ingin di bongkar di salah satu set outdoor, dimana cuaca disaat itu pun lagi dingin2nya.


 5. xXx
 Korban: Harry L O’connor.
Salah satu stunt Van Diesel untuk melakukan parasailing, tetapi naas karena tertabrak jembatan.


 4. The Final Season
 Korban: Roland Schlotzhauer.
Kameramen terkenal yang selalu mengambil gambar berkualitas dari helikopter, naas dibulan oktober 2007, helikopter yg digunakan untuk mengambil gambar di film ini terjatuh.


 3. Troy
 Korban: George Camilleri.
Stuntman dari Brad Pitt patah tulang kakinya pada saat melakukan adegan, dan tidak tertolong lagi ketika dibawa ke RS karena pembekuan darah di lukanya.


 2. The Crow

 

 1. Enter the Dragon
 Korban: Bruce Lee.
Sedang menyelesaikan dubing di film tersebut, dia tewas di kamar mandi karena pembengkakan otaknya. Banyak spekulasi yg beredar bahwa dia tewas karena dikasi racun atau karena ganja. (sumber: kaskus.us)

Fvck More

Gambar-gambar Yang Sulit Dijelaskan dengan Kata-kata...


Fvck More

Beginilah Ekspresi Wajah Gokil Wanita Ketika Orgasme


Fvck More

WISDOM

“Jikalau anda harus bekerja, maka bekerjalah untuk belajar. Jangan bekerja untuk uang.”

- Robert Toru Kiyosaki